This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 15 November 2022

BIANTARA KELAS 9 SMP/MTs

 Rangkuman Materi Kelas 9 Bab 1

Materi Bahasa Sunda Kelas 9

Pengertian dan Definisi Biantara dalam Bahasa Sunda

BIANTARA
Biantara nyarita hareupeun balarea pikeun
nepikeun hiji perkara, sipatna monolgis, ukur
direspon ku unggeuk/gideg, keprok, jeung pasemon.

Tujuan Biantara
Informatif
Persuasif jeung Instruktif
Edukatif
Entertaint

Materi Biantara
1. Bubuka
2. Eusi
3. Bahasan
4. Kacindekan

Metode Biantara
Metode Impromtu
Metode Ngapalkeun (memoriter)
Metode Naskah (manuscrip)
Metode ekstemporan

GUNA BIANTARA
- Pikeun nepikeun rupaning kapentingan/maksud.
- Ngaronjatkeun ajen diri
- Ngarojong Leadership
- Jadi puseur paniten masarakat, dihormat jeung dihargaan.

WANDA BIANTARA
Ceramah
Pamapag/sambutan
Pedaran/bahasan hiji pasualan
Natar (up grading)
Laporan
Kampanyeu/propaganda

Tarekah Ngaronjatkeun Kamampuh Biantara
Diajar dina organisasi
Numuwuhkeun kawani tumanya
Ngaregepkeun ceramah ilmiah
Rea maca

TAHAPAN BIANTARA
A. PERSIAPAN
Nangtukeun tujuan jeung topik
Ngawasa materi nu rek ditepikeun
Mikanyaho audience
Mikaweruh situasi jeung kondisi
Nyiapkeun fisik jeung mental
B. TAHAP MIDANG
Muka omongan
Ngabiantarakeun eusi
Nutup biantara

Selasa, 08 November 2022

IPA LISTRIK STATIS KELAS IX SMP/MTs

 

Listrik Statis (Pelajaran IPA SMP/ MTs Kelas IX)

Listrik Statis (Pelajaran IPA SMP/ MTs Kelas IX)
Listrik Statis (Pelajaran IPA SMP/ MTs Kelas IX)

Teori Atom dan Induksi Muatan Listrik

Teori Atom


Pengertian atom adalah merupakan bagian terkecil dari suatu unsur yang sudah tidak bisa dibagi lagi secara reksi kimia biasa. Lapisan atom terbagi menjadi 2 yaitu:

1. Inti atom (nukleus) terdiri:
  • Proton. Pengertian proton adalah atom yang memiliki muatan listrik positif.
  • Netron. Pengertian netron adalah atom yang tidak memiliki muatan.
2. Kulit Atom, terdiri dari elektron. Pengertian pelektron adalah atom yang memiliki muatan listrik negatif dan bergerak mengeliilingi inti atom. Pada elektron mudah untuk dipindahkan dari suatu atom.

Macam-macam benda yaitu: 

a. Benda netral : apabila jumlah dari proton =jumlah elektron, sehingga atom akan menjadi netral dan tidak mempunyai muatan listrik.

b. Benda Bermuatan

- Bermuatan listrik negatif apabila mempunyai jumlah elektron yang lebih banyak dari pada jumlah proton (pada benda terjadi kekurangan kekurangan elektron)

- Bermuatan listrik positif apabila mempunyai jumah proton yang lebih banyak daripada jumlah elektronnya (pada benda terjadi kelebihan eektron).Pada muatan listrik bisa saling berinteraksi sebab antara ke-2 muatan terjadi gaya listrik (gaya tolak/ gaya tarik).

Sifat muatan listrik yaitu:

- Muatan sejenis  akan saling tolak menolak

- Muatan tidak sejenis akan saling tarik menarik.

Jenis muatan listrik yag diperoleh dari menggosokkan 2 benda yang mempunyai jenis yang berbeda :

- Plastik dan ebonit akan bermuatan negatif jika digosok dengan memakai wol.

- Kaca akan menjadi bermuatan positif apabila didigosokkan dengan kain sutera.

Induksi Muatan Listrik

Pengertian induksi muatan listrik adalah merupakan pemisahan muatan istrik pada suatu penghntr sebab didekati benda yang bermuatan listrik. Elektroskop adalah alat yang dipakai untuk mengetahui adanya muatan listrik. Daun elektroskop akan tertutup apabila kedua daun elektroskop mempunyai muatan yang tidak sejenis, sehingga akan saling tarik menarik, dn begitu sebaliknya jika muatannya sama, maka daun elektroskop akan membuka karena saling tolak menolak.

Medan Listrik

Pengertian medan listrik adalah daerah yang ada di sekitar benda yang masih dipengaruhi oleh gaya listrik. Penggamabaran untuk medan listrik adalah dengan garis gaya listrik, yang mana untuk yang mempunya  muatan positif akan digambarkan dengan bergerak keluar sedangkan yang bermuatan negatif bergerak ke dalam (menuju ke pusat). Sehingga garis gaya listrik mempunyai gerakan dari yang bermuatan positif menuju muatan negatif.
Rumus persamaan untuk mengukur kuat medan listrik adalah sebagai berikut:
E = kuat medan listrik (N/C)
F = gaya listrik antara dua muatan (N)
q = besar muatan listrik (C)

Konduktor dan Isolator

- Pengertian konduktor adalah bahan yang mudah untuk mengantarkan muatan listrik, sebagai contoh adalah logam (perak, alumunium dan tembaga).
- Definisi isolator adalah suatu bahan yang tidak bisa atau susah untuk mengantarkan listrik, sebagai contoh adalah karet, plastik, dll.

Hukum Coulomb

Gaya Coulomb

Bunyi hukum coulomb "besarnya gaya listrik antara 2 muatan  sebanding dengan besar muatan listrik masing-masing &  berbanding terbalik  terbalik dengan kuadrat jarak antara 2 muatan tersebut".
Besarnya gaya listrik antara 2 muatan dapat diukur dengan persamaan:
F = bessar gaya listrik/ gaya coulomb (N)
q1 = besar muatan listrik 1 (C)
q2 = bear muatan listrik 2 (C)
r = jarak antara 2 muatan (m)
k = konstanta perbandingan = 9 x 109 Nm2/C2 

Berdasarkan persamaan tersebut di atas maka:
- besarnya gaya coulomb sebanding dengan besarnya kedua muatan.
- besarnya gaya coulomb berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua muatan.

Semakin jauh jarak antar muatan menjadikan gaya listrik/ gaya coulomb semakin kecil, begitu pula dengan kondisi sebaliknya semakin dekat jarak antar muatan menjadikan gaya listrik/ gaya coulomb semakin besar.

Potensial Listrik

Rumus potensial listrik:
V = potensial listrik (V)
W = usaha yang diperlukan untuk memindahkan muatan (J)
Q = muatan listrik (C)

Selasa, 01 November 2022

Persamaan Kuadrat Dengan Rumus ABC

Rumus ABC

Rumus ABC, atau yang lebih dikenal sebagai rumus persamaan kuadrat, tersusun dari huruf A, B, dan C dimana masing-masing adalah koefisien dari x2, koefisien x dan konstanta. Rumus ini biasanya digunakan untuk penyelesaian masalah hitungan yang rumit dan rumus ABC mempermudah proses perhitungan menjadi lebih mudah dipahami dan dimengerti.

Persamaan kuadrat yang dipergunakan dalam rumus ABC secara umum yakni:                                   ax2 + bx + c = 0; dimana a≠0.                                                                   Selain rumus persamaan kuadrat, rumus ABC juga mempunyai rumus tersendiri yang dapat digunakan untuk mencari nilai dari x. Berikut penjelasannya:                          Untuk dapat digunakan sebagai penyelesaian permasalahan kuadrat, rumus ABC memiliki beberapa peraturan. Adanya peraturan ini berfungsi agar rumus ABC dapat diterapkan dengan sesuai dan tepat sasaran.

Beberapa peraturan yang harus dipenuhi untuk menggunakan rumus ABC antara lain:

  • Di dalam rumus ABC, didapati nilai diskriminan, yakni nilai d sudah diterapkan dalam rumus ABC: b2 – 4ac.
  • Nilai dari a tidak boleh sama dengan 0 atau a≠0.
  • Apabila nilai D < 0, maka nilai dari akar-akarnya tidak real.
  • Apabila nilai D > 0, maka nilai dari akar-akar dikatakan real (dengan catatan nilai x1, x2 R), serta nilai x1 tidak sama dengan nilai x2 atau x≠ x
  • Apabila nilai D = 0, maka nilai dari akar-akar dikatakan real (dengan catatan nilai x1, x2 R), serta nilai x1 sama dengan nilai x2 atau x= x                                                                                                                                                                 Contoh 1: Tentukan akar-akar dari persamaan x2 + 8x + 12 = 0 menggunakan rumus ABC.

    Pembahasan Jawaban:

  •  Kesimpulannya, akar dari x1 = -6 atau x2 = -2, dan bisa dituliskan dalam bentuk HP = {-6,-2}.

  • Contoh 2: Diketahui persamaan kuadrat a = 2, b = -5, c = -3, sehingga dapat disubstitusikan ke dalam rumus ABC dengan cara di bawah ini:

    Pembahasan Jawaban:



                                                            • Kpulannya, nilai x1 = -½ dan x2 = 3.simpula, akar dari x1 = -6 atau x2 = -2, dan bisa dituliskan dalam bentuk HP = {-6,-2}.Kesimpulannya, akar dari x1 = -6 atau x2 = -2, dan bisa dituliskan dalam bentuk HP = {-6,-2}.simpulannya, akar dari x1 = -6 atau x2 = -2, dan bisa dituliskan dalam bentuk HP = {-6,-2}.Apabila nilai D > 0, maka nilai dari akar-akar dikatakan real (dengan catatan nilai x1, x2 R), serta nilai x1 tidak sama dengan nilai x2 atau x≠Apabila nilai D = 0, maka nilai dari akar-akar dikatakan real (dengan catatan nilai x1, x2 R), serta nilai x1 sama dengan nilai x2 atau x